Surat Cinta Buat Istriku

Diposting oleh arifpemenang , Minggu, 08 Juni 2014 23.08

Sudah 6 bulan kita bersama dalam ikatan suci. Selama itu pula kita hidup bersama dalam suka maupun duka. Semula tak saling mengenal dan sekarang semakin saling memahami di antara kita. Maafkan aku istriku, yang selalu menuntutmu untuk sempurna. Padahal tak ada di dunia ini yang sempurna selain Allah SWT.

Di luar sana, banyak lelaki yang lebih baik akhlaknya, lebih kaya hartanya, lebih cerdas pikirannya,  lebih rajin ibadahnya, lebih rupawan wajahnya apabila dibandingkan dengan aku. Mungkin di antara mereka ada yang ingin meminangmu. Tapi apa yang terjadi, kamu telah memilih aku dengan segala kekurangan dan kelebihan yang ada di dalam diriku.

Terima kasih istriku, engkau telah selalu membangunkanku dari tidur nyenyakku untuk menjalankan ibadah Qiyyamul Lail, kemudian dilanjutkan dengan Sholat Subuh berjamaah di Masjid. Mengingatkan untuk selalu membaca Al Qur’an seusai Sholat Subuh. Menyiapkan baju kerja sambil menata leher kemejaku. Memasukkan peralatan kerja yang berserakan ke dalam tasku dengan rapinya. Tak lupa mengingatkan untuk Sholat Dhuha sebelum berangkat kerja. Seusai Sholat Dhuha makanan sudah disiapkan di meja agar suaminya tidak kelaparan. Melepaskan kepergian suaminya dengan mengantarkan suaminya ke pintu depan sambil senyum mengembang.

Terima kasih istriku, engkau menyatakan kesanggupan untuk mengandung putra dan putriku kelak. Akupun mungkin tak mampu menggantikan kedudukanmu. Sungguh engkau sangat mulia di sisi Allah. Aku tak pernah tahu betapa beratnya mengandung. Dengan berbagai keluhan rasa sakit yang mungkin tidak akan dirasakan oleh lelaki manapun di dunia ini. Di tengah – tengah rasa sakitmu selalu engkau lantunkan ayat – ayat suci Al Qur’an agar kelak anak kita menjadi pecinta dan penghapal Al Qur’an.

Di tengah – tengah kesakitanmu, engkau masih sanggup untuk bangun lebih awal menjalankan ibadah Qiyyamul Lail. Berdzikir dengan tenangnya dan mendoakan orang - orang yang engkau sayangi agar terbebas dari ancaman neraka. Tak pernah jenuh berjam – jam membaca Al Qur’an dan selalu menyempatkan untuk menghapal ayat suci itu. Juga masih memikirkan belajar ilmu duniawi dalam perkuliahanmu. Keperluan suamimu juga tak pernah ketinggalan engkau siapkan.

Selamat ulang tahun istriku yang tercinta, semoga Allah semakin menyayangimu dengan seiring bertambah umurmu. Semoga kehidupan keluarga kita sakinah, mawwadah dan warrahmah. Aku hanya bisa menuliskan surat cinta ini kepadamu. Aku publikasikan agar menginspirasi para suami, agar mereka tahu, bahwa betapa beratnya menjadi seorang istri. Agar lelaki di dunia ini tidak menyia – nyiakan istrinya. Bawalah istrimu ke jalan menuju Bahtera Surga.


By Arif Pemenang

0 Response to "Surat Cinta Buat Istriku"

Posting Komentar