Di kota Otterlo saya menginap di hotel Grand Kruller, salah
satu hotel terkenal di kota ini. Tempatnya sederhana tetapi sangat menarik.
Anda perlu mengeluarkan sekitar 60 euro per malam untuk menginap di sini. Tidak
banyak fasilitas di hotel ini emang, mulai dari sikat gigi, shampo, cutton but,
dan lainnya standarnya disediakan. Tetapi saya hanya menemui sabun mandi saja.
Kami sangat beruntung karena chris memilihkan hotel terbaik menurut dia, dan
saya pun juga berpendapat demikian.
Di
Belanda, AC tidak laku karena cuaca sangat dingin sehingga mereka lebih
menggunakan penghangat ruangan. Grand Kruller juga merupakan salah satu hotel
tertua di kawasan wisata Hellen Kruller. Otterlo adalah wisata alam terbaik di
Belanda. Mungkin kalau di Jawa Timur seperti Malang yang ramai dikunjungi
setiap weekend.
Grand Kruller tampak seperti hotel yang sederhana. Akan
tetapi kecanggihan teknologinya buat aku tercengang. Lampu akan menyala sendiri
dengan detektor panas tubuh orang. Pada saat meninggalkan lokasi atau ruangan,
maka lampu akan mati dengan sendirinya. Teknologi yang bisa menghemat listrik.
Selain sebagai hotel, grand kruller juga menyediakan berbagai makanan untuk
wisatawan. Lebih tepatnya juga bisa sebagai restoran. Menurut saya makanan di
sini sangat mahal. Bagaimana tidak, perlu mengeluarkan 20 Euro (250rb rupiah)
untuk makan yang sederhana, dengan makan utama kentang goreng/ roti dan lauknya
ikan putih. Kalau di Indonesia sudah bisa makan di restoran mewah.
Chris dan keluarga mengajak kami wisata bareng ke museum
Hellen Kruller. Tiket masuk kawasan wisata itu seharga 17 Euro. Di tiket itu
ada tulisan “gratis tiket”. Awalnya saya mengira bahwa tiket ini gratis.
Setelah saya tanya ke Chris, maksud dari tulisan itu adalah tiket sudah dibeli
secara online. Masuklah kami ketempat wisata. Membuka gerbang hanya dengan
memasukkan tiket yang berupa lembaran kertas. Gerbang itu secara otomatis
terbuka. Di Belanda, tidak ada tukang parkir di tempat parkir. Semua memakai
mesin otomatis pembuka. Saya melihat chris mengeluarkan 8 euro untuk parkir
bandara. Pembayaran semacam menggunakan ATM atau Credit Card.
Begitu keluar dari mobil, udara sangat dingin. Saya, mbak
Rizki, Chris, Mrs. Chris dan Irish berjalan menuju museum. Pintunya juga serba
otomatis. Bekalnya adalah tiket yang dibawa itu sebagai pembuka pintunya.
Kami diberikan sebuah remote penerjemah sebagai
gantinya pemandu wisata. Di setiap lukisan ada sebuah sensor, apabila remote
itu didekatkan maka akan ada deteksi sejarah lukisan. Remote itu mengeluarkan
suara dalam bahasa inggris untuk menceritakan sejarah lukisan. Memasuki museum
kami disajikan aneka bebatuan yang unik. Agak masuk ke dalam banyak lukisan –
lukisan yang megah (menurut yang ngerti. Hehehe). Kalau saya mah gak ngarti
tentang karya lukis. Dulu saya hanya mendengarkan sejarah tentang seorang
pelukis terkenal. Sekarang alhamdulillah saya bisa melihat hasil karya pelukis
itu secara langsung. Hasil karya pelukis paling terkenal seantero jagad juga
merupakan koleksi Hellen Kruller. Siapa yang gak kenal Vincent Van Gogh dan
Pablo Picasso. Satu karya Van Gogh yang paling murah seharga 15 juta euro atau
setara 180 Miliar. Woowww Amazing bukan. Di museum Hellen Kruller atau ratusan
lukisan era tahun 1800an. Ada juga salah satu pelukis terkenal yang lahir di
Purwokerto Indonesia pada masa penjajahan. Namanya Joon Toorop. Bingung antara
bangga tau gak ya. Hehehe
Vincent Van Gogh, cerita yang sangat menarik tentang
biografinya. Dia adalah seorang pelukis terkenal. Tapi siapa yang menyangka,
dia adalah orang yang sangat miskin. Untuk menyelesaikan lukisan memerlukan
waktu yang lama karena tidak punya bahan untuk melukis. Jadi dia selalu
mencicil lukisannya. Pernah dia menyukai seorang wanita pelacur. Bahkan dia
rela mengiris telinganya untuk diberikan kepada orang yang dicintainya.
Ternyata cara yang dilakukannya itu membuat sang wanita ketakutan. Van Gogh
meninggal dalam keadaan miskin dan menyedihkan. Ciri khas lukisan Van Gogh adalah
berupa titik titik. Lukisannya laku dengan harga mahal setelah beberapa tahun
sang pelukis meninggal. Nasibnya sangat berbeda dengan Pablo Picasso. Sama –
sama pelukis, tapi Pablo Picasso adalah pelukis yang sangat kaya di masa
hidupnya. Apa yang membedakan? Kalau menurut saya adalah seni marketingnya. Van
Gogh punya kemampuan melukis tetapi tidak bisa menjual, sedangkan Pablo Picasso
adalah seorang pelukis yang mempunyai kemampuan marketing yang bagus.
Selesai menikmati hasil karya lukis di museum, saatnya
menikmati area alamnya. Kami melihat banyak pemandangan menarik di sana. Semua
diabadikan dalam kamera. Banyak nama – nama bunga yang diberitahu sama Chris. Tetap
saja susah cara ejanya. Setelah puas berfoto – foto dilanjutkan dengan
bersepeda di kawasan itu. Oh ya, museum Hellen Kruller itu berada di tengah
hutan. Di kamar saya, ada foto kawasan ini saat musim salju. So Beautifull.
Dilanjutkan acara untuk bersepeda di jalur
khusus. Disediakan sepeda gratis untuk mengelilingi seluruh kawasan itu. Tiba –
tiba turun hujan es. Kami mampir di tempat pondokan yang biasanya digunakan
untuk melihat binatang buas oleh wisatawan. Hujan membuat kami kedinginan, suhu
menginjak sekitar 5 derajat celcius. Chris kemudian mengajak kami kembali ke
hotel. Sebelum ke hotel kami mampir dulu di Cafe (lupa karena namanya susah)
untuk meminum coklat panas dan pie apel. Kami berbincang layaknya keluarga.
Chris ingin menunjukan toko baju muslim di kota Arnhem. Kami
tidak jadi kembali ke hotel. Mobil Chris parkir di tempat khusus di sekitar
sungai. Kami berjalan cukup jauh untuk sampai di pusat perbelanjaan kota
Arnhem. Walaupun usia Chris dan istrinya sudah tua, tetapi seperti gak kenal
capek. Kami yang masih muda aja kalah. Setelah berjalan sekitar 10 menit
sampailah kami di pusat perbelanjaan kota Arnhem. Susunan bangunannya sangat
bagus seperti luar negeri #eh emang diluar negeri. Hehehehe
Hanya sepeda, kendaraan yang bisa melintasi kawasan ini.
Tapi kebanyakan adalah yang berjalan kaki. Kami mampir dari satu toko ke toko
yang lain. Kalau di Surabaya, setiap memasuki mall akan terasa lebih dingin.
Kalau di Arnhem, setiap memasuki mall akan terasa lebih hangat. Kami melihat
harga – harga barang di sini. Sangat mahal untuk ukuran orang Indonesia yang
UMKnya 2 jutaan.
Sekitar 2 jam kami berkeliling, lapar sudah mulai melilit.
Chris memberikan hadiah istimewa bagi kami. Chris mengajak kami ke restoran
Indonesia. Restoran dengan desain interior jawa. Kami disambut dengan hangat
begitu mengetahui saya dan mbak Rizki adalah orang Indonesia. Cukup senang kami
bisa berbahasa Indonesia di Arnhem. Kami memilih makanan nasi goreng dan es
cendol. Begitu disajikan saya tanya ke pelayannya, “yang mana mengandung babi?”.
Dia menjawab bahwa semua makanan mengandung bagi #matiiihhh. Akhirnya saya
minta untuk ditukar. Sang pemilik meyakinkan bahwa orang yang memasak juga
tidak makan babi. Jadi kami memakan makanan yang halal.
Selesai makan, akhirnya kami pulang ke hotel. Saya meminta
ke Chris untuk pulang sendiri. Akhirnya kami naik bus untuk menuju kota
Otterlo. Bus di Belanda gak ada yang jelek. Seperti ada standar khusus sebagai
kendaraan umum. Saya juga melihat Bus bertenaga listrik yang di atas ada
talinya. Sayang banget untuk menuju Otterlo gak ada Bus Listrik. Kami datang ke
tempat pemberhentian bus seperti sebuah lorong. Masuklah kami ke Bus. Sebelum
duduk, penumpang diharuskan untuk membayar dulu. Ada juga yang menggunakan
kartu langganan dengan sensor infra red. Seperti busway, penumpang tidak bisa
turun seenaknya. Sudah disediakan halte untuk pemberhentian bus. Saya juga
tidak melihat mobil menyalip di jalan dua jalur. Kalau di jalan satu jalur atau
satu arah baru mereka menyalip. Untuk berhenti, ada fasilitas bel dan layar
lokasi halte terdekat ada di screen. Jadi sebelum turun penumpang bisa melihat
halte mana di depan dan penumpang memencet bel sebelum bus sampai di halte.
Selain itu, bisa juga internetan di dalam bus lo, karena ada wifinya. Sampailah
kami di hotel. Sampai jumpa di cerita selanjutnya ya....

Ingat catatan saya tentang LOA itu ada? Ya ini adalah lanjutan dari mimpi - mimpiku yang aku tulis 5 tahun yang lalu dan saat ini sudah tercapai. Perjalanan via Garuda Airlines. Setelah 20 jam lebih perjalanan dari Jakarta akhirnya sampai
juga kami di Schipol Airport Nederland pada pukul 07.30 WIB (Waktu Indonesia
Belanda. hehehe). Oh ya, saya beruntung karena diajak teman saya mbak Riski untuk mengikuti pelatihan
bisnis di negeri Belanda. Jadi saya berkesempatan untuk mengunjungi negara nan
jauh di sana. Sebuah negara yang belum pernah saya bayangkan sebelumnya.
Bandara milik Belanda ini benar – benar besar. Sampai kaki
bengkak baru nyampai di pintu keluar. Mr Chris
t Willemsen pengusaha yang membina kami, sudah menyambut kedatangan
kami di pintu keluar. Sebelum menuju parkiran kami melihat tulisan AMSTERDAM
yang ternyata ada di depan bandara. Tak lupa narsis juga di bunga tulip merah
yang sangat menawan, seelok wajahmu #eaaaaa.
Langsung saja bersama Mr. Christ Willemsen
(panggilannya christ) kami menuju tempat kami menginap di kota Otterlo.
Jarak tempuh 200 km hanya sekitar 1,5 jam karena kebetulan jalannya cukup sepi
mengingat pada saat saya datang adalah hari libur. Maka sampailah kami di hotel
Kruller, hotel yang sederhana namun sangat indah. Saya mendapat kamar paling
atas dengan fasilitas bisa membuka genteng untuk menikmati pemandangan sekitar
hotel. Dulu aku mengira bahwa Belanda itu hanya memiliki gedung yang tinggi,
ternyata selama aku di sana hanya melewati persawahan dan hutan. Sawah – sawah
yang hanya dipenuhi oleh rumput dan binatang ternak. Saat perjalanan ke Otterlo
saya dapat melihat berbagai hewan ternak seperti sapi, ayam, kuda, babi dan
banteng. Semua hewan itu gemuk – gemuk. Saya tidak tahu teknologi apa yang
digunakan untuk membuat seperti itu.
Selepas mandi di hotel, Christ mengajak saya untuk
mengunjungi rumahnya dan bertemu dengan istri beliau. Selama perjalanan kami
menemui banyak hal yang menarik. Mulai tempat yang bernama tempat kemerdekaan
Nelson Mandela, kapal kecil yang digunakan sebagai hotel, jalur khusus sepeda
di hutan, jalur mobil berada di kanan dan sisi sopir mobil ada di kiri, kota –
kota dengan bangunan yang belum pernah aku lihat sebelumnya. Orang di Belanda
paling banyak mengendarai sepeda sebagai transportasi jarak dekat. Di sini
jarang terlihat motor, hanya satu motor matic yang saya lihat selama
perjalanan. Kuusahakan selalu bercakap dengan Christ walaupun bahasa inggrisku
gak begitu bagus. Menanyakan hal yang belum aku ketahui di Belanda.
Mobil kami memasuki komplex perumahan Christ. Semua rumah di
komplex ini mempunyai kebun di depan maupun belakang rumah. Rumah kecil tetapi
desainnya sangat menarik. Penyusunan ruang dan tata letak interior yang membuat
rumah menjadi nyaman. Di sanalah kami disambut oleh Mrs.
Christ Willemsen yang sangat ramah. Banyak
suguhan yang diberikan kepada kami. Kemudian berjalanlah kami di belakang rumah
dan Christ meminjam kami sepeda. Kami kemudian bersepeda sekitar perumahan dan
sampailah ke peternakan kuda. Tak lupa kami bernarsis ria untuk berfoto – foto
di area itu. Setelah capek narsis,
kami kembali di rumah. Kami disuguhi teh dari berbagai merek. Orang sini
meminum teh atau kopi tanpa
memakai gula. Apabila ingin minum air putih cukup dengan air dari kran. Karena airnya emang untuk minum.
Desain pintu depan
rumah dibuat dobel. Setelah aku tanya ke Mrs. Christ Willemsen, dibuat dobel
supaya angin gak bisa masuk ke dalam rumah saat angin kencang atau ada salju.
Christ
mengajak kami ke pasar malam di kota Arnhem. Acara ini hanya dilakukan setahun
sekali, itupun hanya sehari. Kami sungguh beruntung bisa
mendatangi festival itu.
Desain festival pasar malam itu seperti bazar di
Surabaya. Pedagang mendirikan stand di area jalan raya. Saya jadi tahu bahwa
gratis, korting, kantor itu adalah bahasa belanda. Saya juga melihat penjual
sate dan lumpia di festival ini. Senang sekali ada makanan Indonesia di sini. Sayang,
satenya adalah sate babi dan penjual berasal dari negara Suriname. Penjual
lumpia yang merupakan makanan khas semarang juga dijual oleh orang vietnam.
Kami mencoba
berbagai makanan yang ada di sana. Untuk berhati – hati saya tidak makan
daging, kecuali seafood. Mampirlah kami di sebuah stand yang menjual makanan
yang unik. Diberikanlah tester sebuah makanan yang bentuknya aneh. Emang lidah
Indonesia, makanan saya muntahkan dan saya buang ke tempat sampah. Gimana gak
aneh, kulit paprika dan di dalamnya ada keju. Kebayang gak rasaya itu makanan.
Terus saya nyoba udang, ternyata enak rasanya. Christ membelikan kami udang
itu, harganya cukup mencengangkan. 5 euro untuk camilan sederhana itu. Kemudian
dilanjutkan belanja keperluan mandi, karena saya pikir di hotel sudah lengkap
peralatan mandi. Ternyata hanya ada sabun aja. Masuklah saya di sebuah
Minimarket. Saya ingin membeli shampo, sikat gigi dan pasta gigi. Harganya
gila, mahal banget buat orang Indonesia.
Beli tiga produk itu yang harusnya cuma habis 20 ribuan rupiah menjadi 7 Euro
alias 90 ribuan rupiah. Itupun saya hanya ambil produk yang paling murah. Di
sini ada koin yang nilainya 2 euro, 26 ribu rupiah. Di Indonesia, uang seribuan
aja udah pake kertas.

Capek kami
berjalan ke sana kemari, akhirnya kami kembali ke rumah Christ dan dilanjutkan
kembali ke hotel tempat kami menginap, kota Otterlo. Sampai di hotel kami
dinner bersama. Melihat menu, jadi salah tingkah. Semua dalam bahasa Belanda.
Terus dijelaskan satu persatu sama Christ makanan apa itu. Ternyata sama aja,
saya gak tau jenis makanan yang dijelaskan oleh chris. Akhirnya saya dan mbak
riski memilih makanan yang berasal dari ikan karena gak perlu disembelih.
Dinner kali ini jatuh pada menu ikan putih. Jangan mengharapkan nasi di kota
ini. Makanan di sini lebih banyak menggunakan pasta. Jangan berharap makanan
dengan bumbu rempah atau pedas. Jadinya sangat aneh di lidah. Setelah itu
lanjut ke kamar dan tidur. Di musim ini jarak Isya’ dan subuh hanya 3 jam.
Isya’ jam 12 malem dan Subuh jam 03 pagi. Siangnya juga lebih lama dari
Indonesia. Matahari terbit sekitar jam 5 pagi dan tenggelam sekitar jam 9
malam. Jadi cukup susah untuk mengatur waktu. Sampai jumpa dengan cerita menarik lainnya.
Sudah lama juga gak nulis. Setelah mengadakan konser Mahadewa feat Ari Lasso, tergelitik juga untuk menuliskan sebuah pengalaman. Saya Jadi teringat saat ujian kesenian bab musik kelas XI SMA, dimana setiap siswa harus menjalani tes vokal satu – satu didepan kelas. Saat itu yang saya nyanyikan adalah lagu Sheila on 7. Masih ingat saya berduet dengan lidya yangmemang jago nyanyi. Saya lupa dengan judul lagunya, tapi saya ingat betul liriknya karena sampai sekarang masih jadi bahan olokan teman – teman sekelas dulu. Begini liriknya “Bila ku lelah tetaplah di sini, jangan kau pergi tinggalkan aku,rasakan resahku dan buat aku tersenyum………..”. Selalu saja nada yang aku bunyikan salah dan ditertawai teman sekelas. Lidya yang punya skill vokal yang bagus, rusak gara – gara suara saya. Efek olok – olokannya masih berimbas sampai sekarang. Hehehe
Saya jadi teringat saat saya les untuk menjadi seorang drummer. Uang saku saya sisakan untuk mengikuti les yang cukup mahal ini. Waktu main – main aku pangkas untuk belajar musik. Banyak belajar tentang notasi balok drum. Tiga bulan telah berlalu dan belum satu lagupun yang bisa saya mainkan. Dengan rasa penuh prustasi guru les saya bilang “rif, liat aja anak kecil itu. Baru satu minggu ikut les di sini, tapi sudah bisa satu lagu. Lah kamu, sudah tiga bulan masih aja belum bisa satu lagu. Keliatannya kamu gak ada bakat disini deh. Mending kamu keluar aja dari les ini daripada abis – abisin duit”. Sesuatu yang gak bisa saya lupakan.
Saya masih ingat betul karena saya tidak bisa memainkan alat band tetapi saya selalu mendampingi teman – teman jurrasic punk yang tampil. Selalu saja saya ikut kemana mereka show. Bahkan sampai ke pelosok desapun saya ikut. Beberapa juga berefek pada bolosnya sekolahpun saya juga ikut. Sebenarnya saya mencintai musik tetapi saya tidak mempunyai skill untuk memainkan musik. Akibatnya saya pun hanya menjadi juru foto jurrasic punk band. Lagu yang sering dinyanyikan adalah Fortune faded dari Red Hot Chilli Peppers. Sampai saat inipun saya masih menyimpan rapi foto – foto mereka. Inilah kenangan yang indah.
Pada tanggal 7 April 2013, Saya buktikan bahwa saya bisa bergerak di bidang musik walaupun saya tidak punya skill musik. Saya tidak punya skill vokal dan suara saya masih sumbang kalau menyanyi. Saya tidak punya skill menabuh drum. Namun, Saya mampu mengadakan sebuah konser yang fenomenal di Surabaya, yaitu konser Mahadewa feat Ari Lasso dengan menyanyikan lagu hits era 90’an. Walaupun jauh dari kesempurnaan tetap saja konser itu dipadati dengan audience. Konser dengan konsep indoor di dalam gedung dengan tiket yang harganya lumayan mahal. Darisitu saya belajar mengenai kharakter artis, berhadapan dengan pejabat penting, berkoordinasi dengan aparat kepolisian, tertib pajak tontonan, skill manajemen menjadi promotor musik, mengelola 200 orang lebih sebagai team dan masih banyak pelajaran yang lain tentu tidak dapat saya sebutkan di sini satu per satu.
Itulah sebuah pembelajaran hidup. Ada saja pergerakan yang tidak dapat diantisipasi oleh manusia. Semua itu tidak terjadi tiba – tiba. Sampai di sini saja? Tentu saja tidak, masih banyak konser – konser yang akan kami selenggarakan di kota pahlawan ini. Pasar – pasar masih terbuka sangat lebar. Masih banyak artis – artis ibukota yang sedang naik daun. Sebuah visibesar, tidak hanya terpaku pada artis dalam negeri tetapi juga artis – artis yang ngetop seantero jagad. Mendatangkan artis sekaliber Bon Jovi adalah impian kami. Masih ada langkah nyata didepan yang harus dihadapi. Tetaplah bermimpi kawan…
Semoga tulisan ini mengingatkan akan cita - cita teman2. Kejar terus, kejar terus, bahwa nothing is imposible. Tulisan ini saya dedikasikan untuk seluruh teman – teman Repsol(IPS 2). Sampai ketemu lagi ya. Love you all...
Ada beberapa orang yang berprinsip hidup bagaikan air
mengalir. Namun, bagiku hanya ikan mati yang ikut air mengalir. Ikan yang sehat
adalah ikan yang mampu berenang meskipun melawan arus. Ikan tersebut punya
sebuah misi. Dia berenang kemanapun yang dia kehendaki.
Aku tidak tahu tentang prinsip kalian, apakah ikut arus atau
berenang kemanapun kalian suka. Itu adalah filosopi kehidupan kalian. Banyak
pelajaran yang bisa dipetik dari semua kejadian itu. Semua prinsip mempunyai
dampak yang berbeda.
Kalau aku sendiri leibih memilih ikan yang berenang sesuai
keinginan walaupun memang harus melawan arus. Ikan tersebut tentu lebih
mempunyai energi yang besar, punya power yang kuat. Tuhan sudah menciptakan
sirip dan ekor agar ikan bisa berenang. Bukan untuk pasrah mengikuti arus.
Hidupmu kamu yang tahu. Tuhan sudah memberikan semua
untukmu. Tuhan memberikan kebebasan untukmu dalam memilih. Manusia bisa saja
lahir dalam kemiskinan, itu adalah takdir. Tapi kalau mati dalam kemiskinan
berarti itu adalah salah anda. Miskin tidak hanya tentang harta, tetapi juga
keimanan. Hidup di dunia sengsara, akheratpun belum tentu masuk surga.
Mumpung masih muda, gunakanlah waktu dengan hal yang
bermanfaat. Jangan kita buang waktu untuk hal yang tidak penting. Kita tak pernah
tahu sampai kapan kita hidup. Mari kita bangun fondasi kita dengan sebuah visi
yang mulia. Agar kehidupan lebih baik. Sabar itu bukan kita berdiam diri,
tetapi tetap sabar dalam istikomah untuk meraih mimpi – mimpi mulia kita.
Sore tadi aku bertemu dengan teman – teman ikatan alumni wirausaha
muda mandiri yang biasa disebut sebagai
IKA WMM di base camp. Oh ya untuk basecamp IKA WMM jawa timur ada di Royal
Plaza. Seperti biasa sebagai pengurus IKA WMM aku, mas gatut bos yang mempunyai
5 outlet ritel kacamata di royal plaza dan
pak fajar bos waterproof yang omsetnya udah milyaran nongkrong sambil ngobrol tentang
kesibukan masing – masing. Banyak hal yang kami perbincangkan. Yang paling
menarik bagiku adalah tentang mimpi.
Mungkin diantara anda banyak yang meremehkan sebuah mimpi.
Padahal itu adalah sumber kekuatan yang luar biasa. Apakah semua mimpi itu
pasti tercapai? Memang belum tentu, karena setiap mimpi disertai dengan ikhtiar
alias usaha. Namun, tanpa mimpi hidup terasa hampa. Tak ada gairah dalam
menjalani sebuah aktivitas. Yang ada adalah rasa bosan yang menyelimuti harian
kita.
Aku akan coba berikan sebuah ilustrasi. Ada seorang astronot
yang bermimpi ingin pergi ke planet Mars. Segala upaya dia lakukan. Mulai dari
pesawat antariksa, penelitian kehidupan di sana, budget, simulasi antariksa dan
lainnya. Ketika astronot itu mencoba ke sana, ada kemungkinan dia berhasil di
planet Mars. Kemungkinan kedua, tidak berhasil mendarat di planet Mars. Namun, Seburuk - buruknya hal tersebut minimal tetep sampe
di bulan deh. Walaupun gak tau astronotnya masih hidup atau udah gak hidup
lagi. hehehehe
Oh ya mengenai mimpi aku mempunyai cerita menarik dari pak
fajar. Akhir tahun 2012 pak fajar mempunyai mimpi untuk membeli mobil Fortuner.
Segala usaha dilakukan oleh pak fajar untuk mendapatkan mobil idamannya. Walaupun
mobil Fortuner masih belum kebeli pada tahun itu, pak fajar masih dapat membeli
mobil Terios. Tentu pencapaian yang tidak jauh dari mimpi beliau.
Baiklah aku juga akan menceritakan tentang pencapaian diriku
sendiri. Seperti halnya pak fajar, dulu saya menceritakan mimpi masing –
masing. Pak Fajar ingin membeli fortuner tahun 2012 sedangkan saya ingin
membeli honda jazz RS tahun 2012 pula. Segala usaha udah aku lakukan. Bahkan
mimpi itu udah aku tempel – tempel di tembok. Alhamdulillah mimpi itu masih
belum tercapai. Tapi paling tidak akhir tahun 2012 aku masih dapat membeli
mobil pertamaku, yaitu mobil xenia.

Dari evaluasi di atas dapat disimpulkan, coba saja kami
tidak mempunyai mimpi belum tentu pak fajar mampu membeli Daihatsu Terios dan
Aku mampu membeli Daihatsu Xenia. Tidak ada indikasi keberhasilan kami. Tentu
kami tetap bersyukur apa yang diberikan oleh Allah kepadaku. Allah memberikan
apa yang hamba-Nya butuhkan, bukan yang diinginkan. Mungkin saja yang telah
kami dapat itu yang terbaik bagi kami. Sungguh luar biasa pencapaian kami. Hal
ini terus membangkitkan mimpi – mimpi yang lain. Semoga tulisan ini bermanfaat dan menginspirasi temen - temen. Amin.............
The Wheel of Life
Mungkin teman - teman bingung apa prioritas kita dalam kehidupan. yuk kita simak tulisan ini. semoga bermanfaat untuk teman - teman semua ^_^
1. Selama anda di dunia ini, apa yg sudah anda lakukan? #life
2. Berapa lama waktu yg anda gunakan untuk bekerja? #life
3. Berapa lama waktu yang anda gunakan untuk menjaga kesehatan anda? #life
4. Berapa lama waktu yang anda gunakan untuk keluarga anda? #life
5. Berapa lama waktu yang anda gunakan untuk meningkatkan spiritual anda? #life
6. Berapa lama waktu yang anda gunakan untuk pengembangan diri? #life
7. Berapa lama waktu yang anda gunakan untuk sosial atau berkontribusi thd lingkungan anda? #life
8. Setiap orang mempunyai kecenderungan yang berbeda dan lebih prioritas yg mana? #life
9. Kadang umur jg berpengaruh terhadap prioritas. #life
10. Bagi kamu yg pekerja keras, apakah kamu bekerja keras tetapi hasil masih tetap sama? #life
11. Ketika kamu bekerja sebesar 80 tp dpt hasil 20, puaskah? Coba kalau anda balik bekerja 20 mendapat hasil 80. #life
12. Masih bingung? Oke sy kupas dikit tentang 20/80 atau pareto. Tp ttg bisnis aje ye? smile #life
13. Utk mendapatkan maksimal, buatlah target pasar yg spesifik dan penuhi kebutuhan mereka dg strength kita #life
14. Seringkali bnyk org capek krn segmennya gak jelas. Mau nembak semua org. Mana kena? #life
15. Udah pilih segmenmu dg jelas, dan carilah ceruk pasar. Drpd terlalu banyak ngejar2 target yg gak jelas. Abislah waktumu. #life
16. Okelah kalau Uangmu banyak, tp adakah waktu utk ortumu, istrimu, anakmu, saudaramu? #life
17. Kalau belum, ayo segera pikirkan dan renungkan. Untuk siapa kamu sukses? #life
18. Berapa kali olahraga dlm seminggu? Kesehatan itu kelihatan penting ketika sedang sakit. #life
19. Kalau kamu sakit2an apa kamu bs nikmati tuh kekayaanmu? #life
20. Apakah kamu pernah mengingat yang menciptakanmu, yaitu Tuhanmu? #life
21. Waktu sangat banyak utk kerja (waktu adalah uang) tp utk ibadah ngebut2an biar cepet selesai. #life
22. Utk hiburan dan senang2 banyak uang yg dikeluarin, tp utk sedekah pake recehan #life
23. Membaca novel betah lama2, tp baca kitab suci dpt beberapa ayat udah ditutup tuh #life
24. Apakah kamu sudah merasa pintar jadi gak perlu belajar lagi? #life
25. Di atas langit masih ada langit. Belajarpun sampai ajal menjemput. #life
26. Peduli apa kamu apabila lingkunganmu mendapat musibah. #life
27. Sudahkah bersilaturahmi dg tetanggamu? #life
28. Seimbangkanlah waktu utk work, health, family, spiritual, personal development dan community social #life
29. Seimbang tdk harus sama, tp proporsional. Tingkat kedewasaan jg mempengaruhi lebih dominan mana anda menghabiskan waktu utk the wheel of life.
FIGHT,
Arif Pemenang
Diposting oleh
arifpemenang
,
22.10
Oke sob, mungkin dari teman - teman belum tau pentingnya sebuah komplain dari customer. Berikut ini sedikit catatan kecil tentang "Recovery Handling Complain". makanan apa itu ya? hehehe baiklah kita kupas tuntas di bawah ini :
1. Mungkin anda masih menganggap bahwa komplain adalah bencana perusahaan anda. #rhc
2. Mungkin saja di benak anda saat ini bahwa komplain itu adalah hal yg menyebalkan dan bencana masa depan anda #rhc
3. Banyak sekali deskripsi keluh kesah ttg komplain terjadi di kalangan profesional maupun business owner #rhc
4. Banyak sekali diantara mereka selalu menghindari komplain. #rhc
5. pdhl komplain adlh peluang utk meningkatkan loyalitas customer ketika perusahaan berhasil melakukan service recovery. #rhc
6. Sebelum melakukan service recovery, perlu anda breakdown mengapa terjadi komplain. Inilah alasannya. #rhc
6.1. Produk yg rusak atau janji yg tdk ditepati
6.2. Perilaku pelayanan yg buruk
6.3. Ketidak sopanan
6.4. Sistem yg tdk efisien
6.5. Kebijakan perusahaan
6.6. Kurangnya training karyawan
7. Satu orang melakukan kesalahan dlm melakukan standar pelayanan, maka semua berdampak thd seluruh perusahaan.#rhc
8. Setelah anda tahu apa permasalahan why customer komplain, maka segera tanggapi mereka dan lakukan pembenahan kesalahan tsb. #rhc
9. Berilah customer yg komplain tersebut dg nilai tambah yaitu dg melakukan sesuatu diluar tugas kita. #rhc
10. Salah satu contoh berikan gift sederhana tentang ucapan terima kasih telah bersedia memberikan masukan. #rhc
11. Mengapa kita memperlakukan seperti itu? #rhc
12. Mereka bersedia meluangkan waktu untuk memperingatkan anda akan adanya masalah bisnis #rhc
13. Mereka memberikan kesempatan utk menyelesaikan masalah anda dan tetap sbg customer anda #rhc
14. Mereka masih menyukai anda #rhc
15. Mereka membantu anda utk menumbuhkan bisnis anda. #rhc
16. Mereka akan menjadi pembela produk kita apabila kelak ada masalah. #rhc
17. Menurut penelitian 95% customer akan kembali kpd anda jika anda melakukan recovery handling complain dg tepat. #rhc
Semoga bermanfaat teman - teman ^_^
by Arif Pemenang