Ada beberapa orang yang berprinsip hidup bagaikan air
mengalir. Namun, bagiku hanya ikan mati yang ikut air mengalir. Ikan yang sehat
adalah ikan yang mampu berenang meskipun melawan arus. Ikan tersebut punya
sebuah misi. Dia berenang kemanapun yang dia kehendaki.
Aku tidak tahu tentang prinsip kalian, apakah ikut arus atau
berenang kemanapun kalian suka. Itu adalah filosopi kehidupan kalian. Banyak
pelajaran yang bisa dipetik dari semua kejadian itu. Semua prinsip mempunyai
dampak yang berbeda.
Kalau aku sendiri leibih memilih ikan yang berenang sesuai
keinginan walaupun memang harus melawan arus. Ikan tersebut tentu lebih
mempunyai energi yang besar, punya power yang kuat. Tuhan sudah menciptakan
sirip dan ekor agar ikan bisa berenang. Bukan untuk pasrah mengikuti arus.
Hidupmu kamu yang tahu. Tuhan sudah memberikan semua
untukmu. Tuhan memberikan kebebasan untukmu dalam memilih. Manusia bisa saja
lahir dalam kemiskinan, itu adalah takdir. Tapi kalau mati dalam kemiskinan
berarti itu adalah salah anda. Miskin tidak hanya tentang harta, tetapi juga
keimanan. Hidup di dunia sengsara, akheratpun belum tentu masuk surga.
Mumpung masih muda, gunakanlah waktu dengan hal yang
bermanfaat. Jangan kita buang waktu untuk hal yang tidak penting. Kita tak pernah
tahu sampai kapan kita hidup. Mari kita bangun fondasi kita dengan sebuah visi
yang mulia. Agar kehidupan lebih baik. Sabar itu bukan kita berdiam diri,
tetapi tetap sabar dalam istikomah untuk meraih mimpi – mimpi mulia kita.
Sore tadi aku bertemu dengan teman – teman ikatan alumni wirausaha
muda mandiri yang biasa disebut sebagai
IKA WMM di base camp. Oh ya untuk basecamp IKA WMM jawa timur ada di Royal
Plaza. Seperti biasa sebagai pengurus IKA WMM aku, mas gatut bos yang mempunyai
5 outlet ritel kacamata di royal plaza dan
pak fajar bos waterproof yang omsetnya udah milyaran nongkrong sambil ngobrol tentang
kesibukan masing – masing. Banyak hal yang kami perbincangkan. Yang paling
menarik bagiku adalah tentang mimpi.
Mungkin diantara anda banyak yang meremehkan sebuah mimpi.
Padahal itu adalah sumber kekuatan yang luar biasa. Apakah semua mimpi itu
pasti tercapai? Memang belum tentu, karena setiap mimpi disertai dengan ikhtiar
alias usaha. Namun, tanpa mimpi hidup terasa hampa. Tak ada gairah dalam
menjalani sebuah aktivitas. Yang ada adalah rasa bosan yang menyelimuti harian
kita.
Aku akan coba berikan sebuah ilustrasi. Ada seorang astronot
yang bermimpi ingin pergi ke planet Mars. Segala upaya dia lakukan. Mulai dari
pesawat antariksa, penelitian kehidupan di sana, budget, simulasi antariksa dan
lainnya. Ketika astronot itu mencoba ke sana, ada kemungkinan dia berhasil di
planet Mars. Kemungkinan kedua, tidak berhasil mendarat di planet Mars. Namun, Seburuk - buruknya hal tersebut minimal tetep sampe
di bulan deh. Walaupun gak tau astronotnya masih hidup atau udah gak hidup
lagi. hehehehe
Oh ya mengenai mimpi aku mempunyai cerita menarik dari pak
fajar. Akhir tahun 2012 pak fajar mempunyai mimpi untuk membeli mobil Fortuner.
Segala usaha dilakukan oleh pak fajar untuk mendapatkan mobil idamannya. Walaupun
mobil Fortuner masih belum kebeli pada tahun itu, pak fajar masih dapat membeli
mobil Terios. Tentu pencapaian yang tidak jauh dari mimpi beliau.
Baiklah aku juga akan menceritakan tentang pencapaian diriku
sendiri. Seperti halnya pak fajar, dulu saya menceritakan mimpi masing –
masing. Pak Fajar ingin membeli fortuner tahun 2012 sedangkan saya ingin
membeli honda jazz RS tahun 2012 pula. Segala usaha udah aku lakukan. Bahkan
mimpi itu udah aku tempel – tempel di tembok. Alhamdulillah mimpi itu masih
belum tercapai. Tapi paling tidak akhir tahun 2012 aku masih dapat membeli
mobil pertamaku, yaitu mobil xenia.

Dari evaluasi di atas dapat disimpulkan, coba saja kami
tidak mempunyai mimpi belum tentu pak fajar mampu membeli Daihatsu Terios dan
Aku mampu membeli Daihatsu Xenia. Tidak ada indikasi keberhasilan kami. Tentu
kami tetap bersyukur apa yang diberikan oleh Allah kepadaku. Allah memberikan
apa yang hamba-Nya butuhkan, bukan yang diinginkan. Mungkin saja yang telah
kami dapat itu yang terbaik bagi kami. Sungguh luar biasa pencapaian kami. Hal
ini terus membangkitkan mimpi – mimpi yang lain. Semoga tulisan ini bermanfaat dan menginspirasi temen - temen. Amin.............
The Wheel of Life
Mungkin teman - teman bingung apa prioritas kita dalam kehidupan. yuk kita simak tulisan ini. semoga bermanfaat untuk teman - teman semua ^_^
1. Selama anda di dunia ini, apa yg sudah anda lakukan? #life
2. Berapa lama waktu yg anda gunakan untuk bekerja? #life
3. Berapa lama waktu yang anda gunakan untuk menjaga kesehatan anda? #life
4. Berapa lama waktu yang anda gunakan untuk keluarga anda? #life
5. Berapa lama waktu yang anda gunakan untuk meningkatkan spiritual anda? #life
6. Berapa lama waktu yang anda gunakan untuk pengembangan diri? #life
7. Berapa lama waktu yang anda gunakan untuk sosial atau berkontribusi thd lingkungan anda? #life
8. Setiap orang mempunyai kecenderungan yang berbeda dan lebih prioritas yg mana? #life
9. Kadang umur jg berpengaruh terhadap prioritas. #life
10. Bagi kamu yg pekerja keras, apakah kamu bekerja keras tetapi hasil masih tetap sama? #life
11. Ketika kamu bekerja sebesar 80 tp dpt hasil 20, puaskah? Coba kalau anda balik bekerja 20 mendapat hasil 80. #life
12. Masih bingung? Oke sy kupas dikit tentang 20/80 atau pareto. Tp ttg bisnis aje ye? smile #life
13. Utk mendapatkan maksimal, buatlah target pasar yg spesifik dan penuhi kebutuhan mereka dg strength kita #life
14. Seringkali bnyk org capek krn segmennya gak jelas. Mau nembak semua org. Mana kena? #life
15. Udah pilih segmenmu dg jelas, dan carilah ceruk pasar. Drpd terlalu banyak ngejar2 target yg gak jelas. Abislah waktumu. #life
16. Okelah kalau Uangmu banyak, tp adakah waktu utk ortumu, istrimu, anakmu, saudaramu? #life
17. Kalau belum, ayo segera pikirkan dan renungkan. Untuk siapa kamu sukses? #life
18. Berapa kali olahraga dlm seminggu? Kesehatan itu kelihatan penting ketika sedang sakit. #life
19. Kalau kamu sakit2an apa kamu bs nikmati tuh kekayaanmu? #life
20. Apakah kamu pernah mengingat yang menciptakanmu, yaitu Tuhanmu? #life
21. Waktu sangat banyak utk kerja (waktu adalah uang) tp utk ibadah ngebut2an biar cepet selesai. #life
22. Utk hiburan dan senang2 banyak uang yg dikeluarin, tp utk sedekah pake recehan #life
23. Membaca novel betah lama2, tp baca kitab suci dpt beberapa ayat udah ditutup tuh #life
24. Apakah kamu sudah merasa pintar jadi gak perlu belajar lagi? #life
25. Di atas langit masih ada langit. Belajarpun sampai ajal menjemput. #life
26. Peduli apa kamu apabila lingkunganmu mendapat musibah. #life
27. Sudahkah bersilaturahmi dg tetanggamu? #life
28. Seimbangkanlah waktu utk work, health, family, spiritual, personal development dan community social #life
29. Seimbang tdk harus sama, tp proporsional. Tingkat kedewasaan jg mempengaruhi lebih dominan mana anda menghabiskan waktu utk the wheel of life.
FIGHT,
Arif Pemenang
Diposting oleh
arifpemenang
,
22.10
Oke sob, mungkin dari teman - teman belum tau pentingnya sebuah komplain dari customer. Berikut ini sedikit catatan kecil tentang "Recovery Handling Complain". makanan apa itu ya? hehehe baiklah kita kupas tuntas di bawah ini :
1. Mungkin anda masih menganggap bahwa komplain adalah bencana perusahaan anda. #rhc
2. Mungkin saja di benak anda saat ini bahwa komplain itu adalah hal yg menyebalkan dan bencana masa depan anda #rhc
3. Banyak sekali deskripsi keluh kesah ttg komplain terjadi di kalangan profesional maupun business owner #rhc
4. Banyak sekali diantara mereka selalu menghindari komplain. #rhc
5. pdhl komplain adlh peluang utk meningkatkan loyalitas customer ketika perusahaan berhasil melakukan service recovery. #rhc
6. Sebelum melakukan service recovery, perlu anda breakdown mengapa terjadi komplain. Inilah alasannya. #rhc
6.1. Produk yg rusak atau janji yg tdk ditepati
6.2. Perilaku pelayanan yg buruk
6.3. Ketidak sopanan
6.4. Sistem yg tdk efisien
6.5. Kebijakan perusahaan
6.6. Kurangnya training karyawan
7. Satu orang melakukan kesalahan dlm melakukan standar pelayanan, maka semua berdampak thd seluruh perusahaan.#rhc
8. Setelah anda tahu apa permasalahan why customer komplain, maka segera tanggapi mereka dan lakukan pembenahan kesalahan tsb. #rhc
9. Berilah customer yg komplain tersebut dg nilai tambah yaitu dg melakukan sesuatu diluar tugas kita. #rhc
10. Salah satu contoh berikan gift sederhana tentang ucapan terima kasih telah bersedia memberikan masukan. #rhc
11. Mengapa kita memperlakukan seperti itu? #rhc
12. Mereka bersedia meluangkan waktu untuk memperingatkan anda akan adanya masalah bisnis #rhc
13. Mereka memberikan kesempatan utk menyelesaikan masalah anda dan tetap sbg customer anda #rhc
14. Mereka masih menyukai anda #rhc
15. Mereka membantu anda utk menumbuhkan bisnis anda. #rhc
16. Mereka akan menjadi pembela produk kita apabila kelak ada masalah. #rhc
17. Menurut penelitian 95% customer akan kembali kpd anda jika anda melakukan recovery handling complain dg tepat. #rhc
Semoga bermanfaat teman - teman ^_^
by Arif Pemenang
Angka 7 merupakan suatu angka yang sangat spesial buat saya. Hal itu pertanda sudah 7 kali saya melaksanakan bisnis dan alhamdulillah semua sukses tutup. Perjuangan yang saya rasa cukup berarti untuk ke depannya. Seringkali saya ditanya temen2 apa kamu tidak malu gagal kok terus menerus dan terus kapan suksesnya? Bagi saya tidak ada istilah gagal, yang ada adalah proses belajar.
Pertama bisnis yang saya jalani adalah Dea Mie 2. Hal itu merupakan kebanggaan bagi saya karena dalam umur yang masih 18 tahun saya berhasil mendirikan kerajaan bisnis walaupun masih berupa warung. Dengan modal nekat atau istilah dengkul akhirnya saya dirikan Dea Mie 2 yang terletak di Stasiun Bojonegoro. Dengan memberdayakan 2 tenaga, alhamdulillah bisnis ini mengalami kerugian dan akhirnya sukses tutup.
Bisnis kedua adalah Bisnis tour. Bisnis yang kedua ini saya direkrut oleh seorang partner yang saya anggap sudah layak bisnisnya terutama di bidang tour and travel. Karena kesalahan yang saya buat karena membuat kebijakan tanpa ada persetujuan kedua belah pihak maka terjadi perpecahan yang berakibat fatal. Saya dituntut untuk membayar ganti rugi. Dengan jalan musyawarah akhirnya saya berhasil menyelesaikan kemelut yang terjadi. Dan akhirnya alhamdulillah bisnis ini saya tinggalkan.
Setelah bisnis tour saya tinggalkan kemudian saya menginjak bisnis ketiga yaitu mendirikan perusahaan travel baru yang saya beri nama "Travel Kita". Awalnya bisnis ini bagus karena fokus pada penjualan tiket pesawat terbang. Omsetnya bagi saya cukup besar. Namun, karena ada beberapa kesalahan yang membuat saya rugi. Untuk meningkatkan keuntungan perusahaan kami membuat event tahun baruan di Lombok. Dan alhamdulillah tidak ada satupun customer yang berminat untuk memakai jasa pariwisata kami. Karena tidak ada pilihan dan terus merugi maka kami bubarkan perusahaan ini.
Pengumuman Dana dikti telah keluar dan saya berhasil mendapatkan dana 21 juta dengan brand House of Ice. Adanya pengumuman ini yang membuat saya juga membubarkan Travel Kita karena saya harus fokus. Itupun didesak oleh mentor yang mengajari saya bagaimana berbisnis. Saya diminta untuk pilih salah satu bisnis yang bisa membuat saya fokus. Dan dengan berat hati saya fokus di HOI (House of Ice). Bisnis ini saya rasa cukup bagus bagi saya karena berhasil membuat 3 cabang. Dari ketiga cabang hanya satu outlet yang rugi dan bagi saya itu tidak masalah. Namun, masalah datang ketika liburan kuliah tiba. Outlet saya berada di kampus semua sehingga membuat saya pontang panting.
Untuk menambah penghasilan maka saya membeli paket kemitraan jamur crispy Mr. Jac. Saya letakkan outlet di kampus bebarengan dengan HOI dan alhamdulillah jamur ini bisa menjadi dongkrak bisnis karena omsetnya cukup besar. Dan setiap event saya jarang menemui adanya kerugian. Namun, lama kelamaan jarang muncul event dan kampus pun libur. Bersama HOI bisnis jamur crispy saya akhirnya ikut turun dan tidak beromset sama sekali.
Setelah sekian lama tidak beromset akhirnya ada peluang menjadi distributor alarm LPG. Bisnis ini pun sangat fenomenal karena hanya bermodalkan trust atau kepercayaan melalui internet saya berhasil menjual alarm LPG ini sampai ke Medan dan Palembang dalam jumlah yang cukup besar. Namun, karena trend yang sudah turun dan banyak dijual dimana - mana maka omsetpun kembali turun. Bagi saya tidak masalah karena tidak mengeluarkan modal. Dan saya anggap itu pengalaman bisnis tanpa modal. hehehehhe
Dan yang ketujuh adalah bisnis yang membuat saya terkesan. Setelah dirayu oleh teman untuk meninggalkan HOI karena sudah tidak berprospek akhirnya saya terjun ke S Sempoyongan. Bisnis yang langsung difranchisekan walaupun belum teruji. Pada awal bisnis ini kami langsung mengikuti event pameran franchise di Bali dan alhamdulillah outlet kami laku. Untuk pertama kali outlet kami buka di Bali. Itu kebanggaan bagi saya. Namun, karena berbagai suatu hal yang mungkin juga kesalahan saya yang membuat saya mundur dari manajemen s sempoyongan. Istilahnya sesuai dengan namanya saya menjadi sempoyongan betul. hahahahahahah
Alhamdulillah di Bulan Ramadhan ini saya mengalami 7 kali bisnis dan semua berhasil sukses tutup. Mungkin udah rekor kali ya di usia 20 tahun sudah bangkrut 7 kali. heheheheheh. Dan saya anggap itu bukan suatu kebangkrutan melainkan proses belajar. Emang keliatan banyak tenaga yang saya keluarkan tetapi ilmu yang saya dapatkan jauh lebih banyak. Semoga bisnis yang kedelapan saya akan berkembang pesat melejit setelah melalui proses yang luar biasa. Suatu kebanggaan telah menjalani 7 proses bisnis yang merupakan pengalaman yang berarti bagi saya.
Lanjutan bisnis ke-8
Setelah bangkrut 7 kali saya mencoba peruntungan ke Makassar. Saya mendirikan restoran seafood yang bernama "Militer". Saya berharap dengan adanya keunikan pelayanan ala militer, restoran yang saya kelola menjadi ramai. Berkat bantuan modal dari investor Makassar saya berhasil mendirikan bisnis Restoran Seafood Militer. Pengalaman saya dibidang restoran ternyata masih minim, dana terus membengkak. Akhirnya dalam waktu 3 bulan bisnis saya kembali tutup. Alhamdulillah dapat pengalaman yang cukup berharga diperantauan. Karakter kerasnya persaingan juga menjadi pelajaran tersendiri.
Apakah saya menyesal????
Tentu tidak, masih ada bisnis yang ke-9. Tidak ada batas untuk kembali bangkit dan tidak ada alasan untuk menyerah. Apakah ke-8 bisnis itu suatu kerugian? menurut saya itu adalah suatu berkah karena saya mendapatkan pengalaman yang belum tentu orang lain lakukan. Allhamdulillah bisnis yang ke-9 saya berkembang dengan cukup pesat dan sudah 2 tahun berdiri. Bisnis yang ke-9 sudah saya ceritakan di posting sebelumnya. Semoga tulisan ini membawa manfaat bagi kita semua. Semangat pantang menyerah di usia 22 tahun ini saya gelorakan untuk sebuah langkah pasti membangun negeri.
Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari http://www.bankmandiri.co.id dalam rangka memperingati HUT Bank Mandiri ke-14. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan merupakan jiplakan.
FIGHT!
Banyak sekali masyarakat yang bingung bagaimana cara membuka
sebuah usaha. Cara memulai bisnis memang sangat rentan dengan sebuah kenekatan
dari seseorang. Pertimbangan yang paling dikhawatirkan oleh calon wirausaha
adalah modal finansial. Paradigma yang berkembang di kalangan masyarakat luas
adalah untuk membuka usaha diperlukan modal uang yang besar. Selain itu pelaku
bisnis harus memahami ilmu manajemen, pemasaran, dan perencanaan bisnis. Ketakutan
akan bangkrut kerap kali menghantui calon wirausaha. Yang ada didalam pikiran
mereka adalah “jangan – jangan, kalau – kalau, jika – jika”. Padahal itu belum
terjadi. Padahal kalau kita lebih jeli, tanpa modal pun seseorang bisa membuka
bisnis. Sesuatu hal yang paling mahal dalam bisnis adalah kepercayaan.
Baiklah, dari pada hanya dibilang sebagai teori saja, lebih
baik saya menceritakan pengalaman saya pribadi tentang dunia wirausaha. Saya
memulai sebuah usaha dengan mengandalkan sebuah kreatifitas saja. Kreatifitas
itu bukan hanya memunculkan ide – ide yang unik saja, tetapi berpikir cerdas
untuk menggabungkan beberapa konsep untuk menjadi sebuah ide. Modal awal Rp
40.000 yang ada di dompet saya jadikan modal awal untuk memulai bisnis Event
Organizer. Uang itu saya belikan untuk kartu nama dan kuitansi sebagai tiket
sementara. Saya ingin membuat sebuah seminar tentang wirausaha. Di dalam
membuat sebuah seminar, agar bisa segera bisa promosi dan menjual tiket adalah
dengan adanya kepastian pembicara dan gedung seminar.
Dari mana saya dapat uang untuk membayar pembicara dan
gedung seminar? Tenang, kita punya mulut untuk berbicara, telinga untuk
mendengarkan dan pastinya otak yang gunanya untuk berpikir. Yang saya pikirkan
adalah bagaimana caranya agar saya bisa nego kepada pembicara dan gedung
seminar agar bisa dibayar mundur. Saya coba telpon yang saya anggap cukup kenal
dan saya nego kalau fee pembicara dibayar setelah acara. Alhamdulillah ya
sesuatu, ternyata deal. Beliau mau sebagai pembicara dengan dibayar mundur.
Tugas terakhir adalah hunting gedung. Saya liat beberapa lokasi dan saya lihat
ada peluang. Ada sebuah gedung yang cukup bagus, tetapi berada di dalam mall
yang sepi. Saya jual visi kepada pengelola gedung itu “pak, keliatannya gedung
ini cukup menarik digunakan sebagai tempat seminar. Seminar ini dihadiri
ratusan orang. Bisa dibuat trafik untuk mall ini juga lo pak. Tapi saya harus
dapat special price”. Pengelola gedung cukup terkesima dengan visi yang saya
tawarkan. Selain dapat harga murah juga dapat dibayar mundur alias setelah
acara.
Dua hal yang paling krusial dalam mengadakan sebuah seminar
sudah terselesaikan. Saatnya promosi dan menjual tiket. Pake duit? sementara
enggak dulu deh. Promosinya via yang gratis – gratis aja. Senjata utama adalah
facebook. Kalau gabung grup facebook, jangan yang komunitas yang galau saja
tetapi forum untuk pebisnis. Saya coba kemas kalimat yang menarik, dijuallah
tiket seminar itu. Ternyata yang minat banyak. Saat itu masih pake telpon
sendiri. Jadi bawaannya ngangkat telpon melulu. SMS juga banyak banget.
Senjata kedua adalah twitter. Caranya adalah follow tokoh
masyarakat yang followernya banyak. Setelah itu kemas kalimat singkat dan
menarik, twit dan mention kepada tokoh masyarakat yang difollow tadi. Memang
gak semua tokoh mau retwit, tetapi pasti ada yang mau sukarela me-retwit
mention saya. Lumayankan, kalau ada 5 tokoh yang followernya masing – masing
100ribu berarti sudah ada 500ribu orang yang terinformasi seminar saya.
Senjata ketiga adalah milis. Saya ikut berbagai milis komunitas
wirausaha. Kebetulan member yang ada di milis adalah segmen seminar yang saya
adakan. Saya menulis kalimat promosi
yang menarik dan saya postingkan ke dalam milis. Member di milis itu tidak
hanya dari Surabaya saja, tetapi dari seluruh Indonesia. Ternyata banyak juga
yang tertarik untuk ikut acara itu.
Untuk lebih praktis, pembayaran bisa dilakukan via transfer.
Tiket saya jual Rp 100.000. Dari ketiga senjata itu saya bisa hasilkan kurang
lebih 50-an peserta. Lumayankan dapat 5 jutaan. Sebagian uang itu saya gunakan
untuk masang iklan di koran jawa pos (paling terkenal di Surabaya). Hasilnya,
dapet deh tambahan peserta seminar. Sebagian lagi saya gunakan untuk sewa sound
system, lcd, screen dan pembelian peralatan seminar yang dibutuhkan . Saya tidak
berikan konsumsi saat seminar. Selain menghabiskan biaya, ribet juga. Soalnya
tiketnya cuma Rp 100.000.
Tibalah hari-H seminar. Peserta yang sudah bayar di database
sekitar 125 orang. Saya sudah punya kekuatan untuk bayar panitia seminar. Saya
juga sudah punya kekuatan untuk bayar fee pembicara dan gedung. Ada juga
peserta yang bayar hari-H. Saya kasih tarif lebih mahal agar leibh fair. Total
peserta seminar menjadi sekitar 150an orang. Untungnya juga lumayan untuk hasil
jerih payah selama satu bulan. Itu masih awal kan? Pola itu saya gunakan selama
satu tahun dan hasilnya lumayan.
Menginjak ulang tahun pertama EO yang saya dirikan sudah
berhasil mengundang pembicara kelas internasional dengan ribuan peserta dan
pameran dengan ratusan stand di gedung yang paling elegan di Surabaya. Saat ini
kami sudah memberdayakan 20 karyawan dan mempunyai klien di perusahaan –
perusahaan besar dengan nilai yang besar juga. Semua itu berawal dari sebuah
langkah yang sangat kecil kemudian menjadi langkah yang besar. Visi kami adalah
mencerdaskan bangsa dengan membuat seminar – seminar berkualitas dan bagaimana
perusahaan kami bisa mengentas kemiskinan dengan membuka lapangan pekerjaan
sebesar – besarnya. Nothing is imposible.
Seandainya ada 100 pemuda yang menjadi wirausaha berapa
banyak tenaga kerja yang diberdayakan. Wirausaha bukan hanya masalah
penghasilan besar, tetapi wirausaha adalah pengabdian bagi bangsa. Salah satu
saya mendirikan EO Seminar adalah tagline kami “because we care”. Kami sangat
peduli terhadap dunia Entrepreneur di Indonesia. Kami berusaha mengubah
kualitas hidup masyarakat dengan mdngadakan seminar – seminar berkualitas.
Seandainya saya mampu, maka saya akan mengajak satu juta pemuda untuk
berwirausaha untuk menuju ekonomi Indonesia yang makmur. Tidak ada sesuatu yang
langsung besar, semua berasal dari yang kecil. Sikap pantang menyerah dan
tangguh dari seorang wirausaha akan menjadi benteng Ekonomi negeri Indonesia.
Take Action Make it Happen!
Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari http://www.bankmandiri.co.id dalam rangka memperingati HUT Bank Mandiri ke-14. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan merupakan jiplakan.
22 februari merupakan tanggal kelahiranku, tahun 2012 ini sudah 22 tahun aku berada di dunia ini. Banyak pengalaman suka maupun duka dalam menjalani hidup ini. Tantangan demi tantangan dilalui dengan sempurna atau bahkan gagal sama sekali. Sampai detik ini aku masih mampu menghirup udara yang dengan paru – paru yang sehat. Jantung masih berdegup normal sesuai tugasnya.
22 februari tahun lalu aku teringat ketika masih terpontang - panting di kota Makassar. DImana pada saat itu tidak ada penghasilan satu rupiahpun yang aku dapat ketika dalam perantauan di sana. Munculah pikiran – pikiran negatif yang hampir merusak impian saya. Hanya ucapan Ulang tahun dari ibuku, ayahku dan adikku yang membuat aku kembali sadar. Bahwa masa depan itu masihlah sangat panjang.
Kawan, pada tanggal 15 Desember 2010 aku berangkat ke Makassar bertujuan untuk berbisnis di sana. Ada seorang sahabat kenalan dari salah satu pelatihan yang terkenal di Indonesia ini yang mau menampung di sana. Ada tempat tinggal dan makan gratis ketika hidup di sana. Alhamdulillah berkat zona nyaman itu saya menganggur kurang lebih 1,5 bulan. Baru tahu ketika tidak punya tanggungan hidup maka motivasi untuk bertahan hidup rendah. Pelajarannya adalah kalau target anda tinggi, segeralah keluar dari zona kenyamanan.
Pada akhir Januari, akhirnya saya buka Rumah Makan Seafood di Jalan Daeng Sirua, Makassar. Dengan ruko ukuran 6 x 15 Meter yang awalnya cafĂ© dirombak menjadi rumah makan. Saya dengan optimis dapat menyulap rumah makan ini menjadi sangat ramai dengan trik – trik yang saya dapat dari pelatihan. Ternyata dalam aplikasinya masih banyak hal yang belum saya ketahui. Saya kurang memahami ilmu tentang kuliner. Omset yang didapat sangatlah kecil dan tidak sepadan dengan biaya yang dikeluarkan. Rasa kecewa dan malu mulai hadir dalam hidupku. Bagaimana bisa, saya jauh – jauh datang dari jawa untuk merantau tapi mental saya masih sangat cengeng. Disitulah saya belajar tentang Mental.
Awal bulan maret saya kembali pulang kampung. Dengan meminta bantuan teman yang ada di Surabaya untuk menjualkan gerobak saya, agar saya bisa pulang. Alhamdulillah saya dapat pulang ke Surabaya lagi dari hasil penjualan gerobak. Pada saat pulang, awan seakan – akan mendukung perasaan saya yang gelap. Sehingga pesawat yang saya tumpangi menjadi cukup mengerikan karena goncangan yang cukup keras. Sampailah saya di Surabaya, kota yang sangat saya cintai. Orang mengenal Surabaya sebagai kota yang keras, ternyata ada kota yang lebih keras lagi. Hehehehe
Alhamdulillah di hari ulang tahun ini, dunia seakan – akan sangat cerah. Sebuah babak baru dimulai dengan penuh semangat. Usaha yang saya jalani mulai ada pertumbuhan yang cukup signifikan walaupun setahun hasil hanya bisa untuk hidup saja. Paradigma mulai sudah terasah dengan cukup bagus. Perjalanan masih panjang.
Terima kasih ya Allah engkau masih memberikan kesehatan kepada hamba dan keluarga. Engkau mengalirkan rejeki kepada orang yang hatinya lapang. Jatung masih berdegup normal dan sehat. Paru – paru masih bisa menghirup udara yang segar. Otak masih bisa berpikir dan mengingat. Hati yang mampu mengiringi setiap langkah kehidupan. Saya mendapatkan pelajaran hidup yang belum tentu orang mengalaminya. Allah tahu apa yang harus saya jalani dan butuhkan. Terima kasih teman – teman yang membantu saya dan Allah akan membalas kebaikan kalian semua.